“contoh naskah latihan pidato anak-anak”

بسم الله الرحمن الرحيم

Kewajiban Menjaga Kesempurnaan Wudhu

Bismillahirrahmanirrahiem.

Alhamdulillahirabbil’alamien.

Wabihi nasta’inu ‘ala umuuriddun-ya waddien, was shalatu wassalaamu ‘alaa asyrafil ambiya’i walmursalien, wa ‘ala alihi wa shahbihi wa mantabi’ahum bi ihsanin ilaa yaumiddien. Ammaa ba’du:

Puji syukur selalu kita haturkan kepada Allah, rabb semesta alam yang telah menganugrahkan bermacam kenikmatan kepada kita, terutama sekali nikmat islam nikmat iman.

Selanjutnya, shalawat serta salam selalu kita mintakan teruntuk junjungan kita, tauladan kita, nabi Muhammad sas. Sayyidnya para nabi dan rasul, beserta untuk keluarganya, para shahabatnya dan semua pengikut beliau hingga akhir zaman kelak. Baca lebih lanjut

Iklan

“anak ini ‘seharusnya’ nyantri di sini, bukan di lapas”

KISAH NYATA ARIF SI NARAPIDANA CILIK YANG CERDAS

Terus terang, meski sudah beberapa kali mengadakan penelitian Kriminal di LP, pengalaman kali ini adalah pengalaman pertama saya ngobrol langsung dengan seseorang yang didakwa kasus pembunuhan berencana.

Dengan jantung dag dig dug, pikiran saya melayang-layang mengira-ngira gambaran orang yang akan saya temui. Sudah terbayang muka keji Hanibal Lecter, juga penjahat-penjahat berjenggot palsu ala sinetron, dan gambaran-gambaran pembunuh berdarah dingin lain yang sering saya temui di cerita TV.

Well, akhirnya setelah menunggu sekian lama berharap-harap cemas, salah satu sipir membawa seorang anak kehadapan saya.Yup, benar seorang anak berumur 8 tahun. Tingginya tidak lebih dari pinggang orang dewasa dengan wajah yang diliputi senyum malu-malu. Matanya teduh dengan gerak-gerik yang sopan.

Saya pun membaca berkas kasusnya yang diserahkan oleh sipir itu. Sebelum masuk penjara ternyata ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara menggambar, jago bermain suling, juara mengaji dan adzan di tingkat anak-anak.

Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik sekolah di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh? Dengan rencana pula?

Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum genap berusia tujuh tahun. Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya karena si ayah enggan membayar uang ‘keamanan’ yang begitu tinggi. Baca lebih lanjut

SEPULUH ARTI SENYUM

1. Senyum membuat Anda lebih menarik.

Orang yang banyak tersenyum memiliki daya tarik. Foto Nenek Tua Tersenyum

Orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang di sekitarnya nyaman dan senang.

Orang yang selalu merengut, cemburut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman. Dipastikan orang yang banyak tersenyum memiliki banyak teman.

2. Senyum mengubah perasaan

Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum.

Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik.

Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah.

3. Senyum menular Baca lebih lanjut

“Duh, main hujan-hujanannya udah…”

Bismillahirrahmanirrahiem…

“Sebenarnya boleh ndak sih ‘nglarang’ anak-anak main hujan-hujanan?” atau “Berhakkah kita melarang anak-anak kita hujan-hujanan?”

Ini adalah salah satu pertanyaan yang muncul di benakku saat aku melihat anak-anak hujan-hujanan kemudian aku melarang mereka dengan menyuruh mereka untuk mandi atau masuk kamar bagi yang kelihatan pengin hujan-hujanan. Ya, pikiran bahwa bermain adalah hak anak-anak, apakah salah bila salah satu media permainan mereka yang  adalah air, gratis juga, aku renggut dengan paksa dan kelihatan sekali bahwa mereka pun dengan sangat terpaksa menuruti perintahku.

Berkali-kali perasaan semacam rasa bersalah karena merenggut mainan gratis mereka hinggap di benakku. Baca lebih lanjut